warna rgb, warna cmyk, percetakan jakarta tangerang, percetakan anugrah abadi jaya wisesa

PERBEDAAN RGB DAN CMYK

Dalam dunia desain, terdapat 2 mode warna yaitu RGB dan CMYK. Penting untuk mengetahui perbedaan RGB dan CMYK, sehingga dalam setiap proses desain dapat direncanakan dan dioptimalkan. Mode warna RGB (Red, Green, Blue) lebih cocok untuk pekerjaan digital, sedangkan CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black) lebih cocok untuk media cetak.

Mode Warna RGB

Mode warna RGB diasosiasikan dengan tampilan elektronik seperti, monitor LCD, CRT, kamera, dan scanner. Mode warna RGB merupakan kombinasi dari warna dasar yaitu, merah, hijau, dan biru. Ketika tiga warna tersebut dikombinasikan dan ditampilkan akan menjadi warna putih. Seorang desainer dapat mengontrol saturation, vibrancy, dan shading dengan merubah 3 warna dasar tersebut.

Mode Warna CMYK

Bila menggunakan printer, warna yang dihasilkan diatas kertas menggunakan metode warna CMYK. Mode ini menggunakan 4 warna yaitu, cyan, magenta, yellow, dan hitam dalam takaran yang berbeda demi membuat warna yang dibutuhkan. Mode ini merupakan proses subtraktif, setiap warna unik tambahan berarti terdapat cahaya yang dikurangi, atau diserap untuk membuat warna. Ketika 3 warna pertama di gabungkan, hasilnya bukan hitam pekat, tetapi coklat yang sangat gelap. Warna K atau hitam, digunakan untuk menghilangkan sepenuhnya cahaya dari media cetak.

Kapan harus menggunakan RGB?

Penggunaan warna RGB lebih ideal saat tujuan akhir desain adalah layar digital, seperti komputer, tv kamera, dan iklan eletronik.
Gunakan mode warna RGB bila proyek desainnya:

  • Desain web & aplikasi
    • Ikon
    • Tombol
    • Grafik
  • Branding
    • Logo online
    • Iklan online
  • Social Media
    • Gambar untuk di posting
    • Gambar profil
    • Latar Belakang profil
  • Konten Visual
    • Video
    • Grafik digital
    • Infografis
    • Fotografi untuk website, social media  atau aplikasi

Kapan harus menggunakan CMYK?

Penggunaan warna CMYK lebih ideal saat tujuan akhir desain adalah dicetak bukan dilihat melalui layar. Ketika diperlukan untuk membuat ulang desain dengan tinta atau cat, mode warna CMYK akan memberikan warna yang lebih akurat.

Gunakan mode warna RGB bila proyek desainnya:

  • Branding
    • Kartu nama
    • Alat tulis
    • Stiker
    • Papan nama atau etalase toko
  • Periklanan
    • Billboard atau papan iklan
    • Poster
    • Flyer
    • Brosur
  • Merchandise
    • Baju, topi, dan pakaian
    • Barang promosi (pulpen, gelas)
  • Bahan-bahan penting
    • Kemasan produk
    • Menu restoran

Mengetahui cara 2 mode warna ini bekerja dapat membantu memberikan kontrol lebih terhadap tampilan warna final dan desain final. Dengan terbiasa mengerjakan dalam 1 mode warna membuat kamu dapat memprediksi hasil akhir dari produk tersebut.

——————————————————————————————————————–

Terimakasih sudah membaca artikel tentang 80 Mal Jakarta dibuka kembali! Jangan lupa untuk kunjungi aajwprinting.com atau albertpromotion.com untuk kebutuhan cetakan atau barang promosi kalian ya!

——————————————————————————————————————–

Sumber:

https://99designs.com/blog/tips/correct-file-formats-rgb-and-cmyk/

https://medium.com/@asddigital9/perbedaan-cmyk-dan-rgb-ea40d6a47600

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *