moveabletype, percetakan jakarta tangerang, percetakan anugrah abadi jaya wisesa

Sejarah Percetakan

Sejarah Percetakan bermula dari sekitar 30.000 tahun lalu. Terdapat gambar pada dinding gua yang telah berumur lebih dari 30.000 tahun. Gambar tersebut dibuat dengan menghembuskan pigmen warna pada tangan lalu ditempel pada dinding. Pada tahun 2500 B.C., hieroglyphics diukur menggunakan batu oleh Bangsa Mesir. Sejarah Percetakan yang kita kenal pada jaman sekarang ditemukan kurang lebih 500 tahun yang lalu.

Sejarah percetakan terus berkembang. Bangsa Cina membuat berbagai penemuan dalam bidang percetakan. Bangsa Cina pada abad pertama menemukan kertas, abad ketiga meggunakan cap untuk kerajinan tangan tembikarnya. Di Zhou Barat, sebuah set stempel tersegel dalam balok dan digunakan pada cetakan tanah liat untuk membuat perunggu. Bukti penemuan di Mawangdui dan dalam makam Raja Nanyue, membuktikan penggunaan Batu dan perunggu untuk mencetak pada kain. 

movable-type, percetakan jakarta tangerang, percetakan anugrah abadi jaya wisesa
Movable-type

Movable-type

Sejarah Percetakan memasuki era baru saat Movable-type ditemukan pada Dinasti Song bagian Utara sekitar tahun 1041 oleh Bi Sheng. Movable-type yang pertama kali ditemukan ini menggunakan porselen. Penggunaan movable-type dari porselen memiliki kekurangan yaitu tidak dapat menyerap tinta Cina dengan baik dan dapat berubah-rubah bentuk saat dalam proses pemanggangan sehinga membuat hasilnya tidak rata.

Movable-Type kedua yang dibuat Bi Sheng terbuat dari kayu, penggunaan kayu dengan cepat ditinggalkan karena saat pencetakan kayu blok tersebut menjadi tidak rata sehabis dicelup kedalam tinta dan terdapat juga sisa-sisa serbuk kayu.

Wang Zhen, yang tinggal pada dinasti Yuan, mendeskripsikan movable-type berbahan kayu dalam bukunya “ Book of Agriculture ” (Nongshu 農書, 1313). “Seiring berjalannya waktu, terdapat metode yang lebih praktis dan tepat. Sebuah kotak yang terbuat dari potongan bambu dan kayu digunakan untuk membatasi garis dan balok yang diukir dengan karakter. Balok tersebut lalu dipotong menjadi kotak hingga karakter tersebut menjadi bagian yang berbeda, kemudian karakter terpisah ini dirapihkan dengan pisau pada setiap sisinya, lalu di bandingkan dan dites agar memiliki tinggi dan ukuran yang sama dengan karakter lainnya. Karakter tersebut lalu ditaruh pada kayu dan potongan bambu tersebut lalu ditekan. Setelah karakternya sudah rapat, ruangan yang kosong diisi dengan kayu, sehingga karakternya menjadi kokoh dan tidak bergerak. Ketika karakter tersebut sudah kokoh, kemudian diolesi dengan tinta dan cetak pun dimulai.” – Wang Zhen.

Wang Zhen menggunakan 2 meja putar bundar sebagai tempat menaruh karakternya. Meja pertama dibagi menjadi 24 nampan yang dikategorikan berdasarkan nomor yang sesuai dengan iramanya. Meja kedua berisi karakter-karakter lainnya.

Menggunakan 30.000 movabletype dari kayu, Wang Zhen mencetak ratusan salinan lembaran negara, Records of Jingde Country (Jingde xianzhi 旌德縣志), sebuah teks yang berisi lebih dari 60.000 karakter. Percetakan movable-type dari kayu lebih dikenal pada Dinasti Ming dan menjadi luas selama era Qing.

movable-type dari logam mucul pada akhir jaman Song dan Yuan. Kerajaan Song dan Jin menggunakan movable-type dari logam untuk mencetak dokumen resmi dan uang kertas untuk keperluan mereka masing masing.

Pada Dinasti Jin, balok perunggu diisi dengan 2 lubang kotak untuk menanamkan karakter movable-type dari perunggu, dipilih dari 1000 krakter yang berbeda, seperti untuk mencetak uang kertas memiliki kombinasi yang berbeda.

Tahun 1234, movable-type dari logam yang dicor digunakan di Goryeo (Korea) untuk mencetak 50 jilid Prescribed Texts for Rites of the Past and Present, tetapi salinan tersebut tidak dapat ditemukan hingga sekarang. Buku tertua yang dicetak menggunakan metode ini adalah the Jikii tahun 1377. Bentuk movable-type ini dideskripsikan oleh sarjana Perancis Henri-Jean Martin sebagai “extremely similar to Gutenberg’s”.

movable-type dari logam menyebar ke Eropa antara abad 14 akhir dan abad 15 awal. Sejarahwan Frances Gies dan Joseph Gies mengklaim bahwa “Prioritas orang Asia terhadap penemuan movabletype tidak dapat dipungkiri lagi, dan teknik Cina-Korea dalam laporan bahwa teknik tersebut melintas ke barat, sudah hampir pasti”. Namun Joseph P. McDermott mengklaim bahwa “ Tidak ada teks yang menunjukkan bukti atau ilmu tentang movable-type buatan orang Asia di Eropa sebelum tahun 1450. Bukti secara material bahkan lebih konklusif”.

Johannes Gutenberg

Johannes Gutenberg

Diperkirakan bahwa di Kota Mainz, Jerman, Johannes Gutenberg mengembangkan movable-type versi Eropa dengan teknologi percetakan setempat pada tahun 1439 dan dalam 1 dekade, jaman percetakan Eropa pun dimulai.

Dibandingkan dengan percetakan menggunakan balok kayu, movable-type lebih cepat dan tahan lama membuat tulisan lebih seragam, mengarah pada tipografi dan font. Harga yang lebih rendah dan kualitas yang lebih tinggi dari Gutenberg Bible (1455) menunjukkan keunggulan dari movable-type berbahan logam, dan percetakan dengan cepat menyebar di Eropa, lalu renaisans dan seluruh dunia. Hari ini, hampir semua movable-type berasal dari movable-type buatan Gutenberg, yang sering disebut sebagai penemuan yang penting di abad 20.

Gutenberg juga memiliki andil dalam memperkenalkan tinta berbahan dasar minyak yang lebih awet dibanding yang berbahan dasar air. Memiliki latar belakang sebagai pandai emas yang profesional, Gutenberg memiliki pengetahuan yang mendalam tentang logam. Beliau juga orang pertama yang membuat movable-type dari logam campuran, yaitu timah dan antimony, yang dikenal sebagai type metal, yang penting dalam memproduksi type yang lebih tahan lama untuk memproduksi buku berkualitas tinggi, dan terbukti lebih cocok dibandingkan tanah liat, kayu, atau perunggu yang digunakan Asia Timur.

Percetakan Gutenberg lebih efisien dibanding penyalinan secara manual. Efisiensinya tidak berubah hingga 300 tahun kemudian di jaman John Baskerville dan Giambattista Bodoni. Tahun 1800, Raja Stanhope membangun percetakan dari besi cor, mengurangi tenaga hingga 90%, sementara membuat area cetak 2x lebih besar. Walau secara teknikal efisiensi mesin meningkat, mesin tersebut hanya membuat 250 lembar setiap jamnya. Friedrich Koenig seorang tukang cetak Jerman, adalah orang pertama yang mendesain mesin tanpa tenaga manusia melainkan uap, yang dapat mencetak hingga 1100 lembar setiap jamnya. Friedrich Koenig kemudian pindah ke London pada tahun 1804, dan menemui Thomas Bensley, yang membiayai proyeknya pada tahun 1807. Dengan Paten pada tahun 1810, Friedrich Koenig mendesain percetakan dari uap. Percobaan model produksi pertama pada bulan April Tahun 1811.

offset printing, percetakan jakarta tangerang, percetakan anugrah abadi jaya wisesa
Offset Printing

Offset Printing

Percetakan Offset merupakan teknik cetak yang digunakan banyak orang untuk mencetak dalam jumlah banyak, gambar bertinta di pindahkan dari plat ke lapisan karet lalu ke permukaan cetak. Ketika digabung dengan proses litografi, yang merupakan gaya tolak menolak antara minyak dan air, percetakan offset menggunakan sebuah gambar yang berada pada permukaan datar mendapatkan tinta dari rol tinta, sedangkan yang bukan merupakan area cetak menarik lapisan air untuk menjaga yang bukan area cetak bebas tinta.

Dot Matrix Printer

Printer Dot Matrix

Printer dot matrix merupakan tipe printer komputer dengan kepala printnya berjalan bolak balik dan mencetak dengan tekanan. Menekan kain selebar pita yang sudah direndam dengan tinta terhadap kertas tersebut, seperti mesin ketik. Huruf yang ditulis dari dot matrix dapat menciptakan font dan gambar sesuka hati. Proses pencetakan printer ini menggunakan tekanan mekanik, sehingga printer ini dapat membuat copy carbon  dan carbonless copies.

laser printer, percetakan jakarta tangerang, percetakan anugrah abadi jaya wisesa
Laser Printer

Laser Printer

Printer laser, berdasarkan pada mesin fotokopi xerografis yang dimodifikasi dan ditemukan tahun 1969 oleh peneliti Gary Starkweather, yang memiliki sistem printer jaringan pada tahun 1971. Printer komersial pertama dari printer laser adalah IBM model 3800 tahun 1976, yang digunakan untuk mencetak dokumen seperti faktur dan label surat.

inkjet printer, percetakan anugrah abadi jaya wisesa, percetakan jakarta tangerang
Inkjet Printer

Inkjet Printer

Printer Inkjet merupakan tipe printer komputer yang beroperasi dengan meneteskan tetesan tinta ke kertas.

Digital Printing Machine

Digital Printing

Print Digital merupakan hasil dari gambar digital pada sebuah permukaan, seperti kertas foto, baju, plastik, dan label.

Perbedaan digital printing dapat terlihat yaitu:

  • Hasil cetakannya yang dicetak di kertas dapat berubah-rubah, dibandingkan percetakan offset yang warnanya stabil.
  • Toner atau tintanya tidak meresap ke permukaannya, tetapi membuat lapisan baru dan dapat digabung dengan permukaan awalnya dengan dipanaskan atau sinar UV.
  • Kimia dan kertas yang terbuang cenderung lebih sedikit.
  • Sangat baik untuk percobaan cetak yang cepat dan biaya yang relatif lebih murah untuk jangka pendek

Terimakasih sudah membaca artikel tentang sejarah percetakan! Jangan lupa untuk kunjungi aajwprinting.com atau albertpromotion.com untuk kebutuhan cetakan atau barang promosi kalian ya!


Sumber:

https://en.wikipedia.org/wiki/History_of_printing

https://www.academia.edu/39781472 /SEJARAH_PERCETAKAN_DI_INDONESIA

https://en.wikipedia.org/wiki/Printing

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *